#BoksManAsia #BoksTheWorld #UnBoksYourThinking

Angkutan Container

Bagaimana Standar Euro 4 Bagi Truk di Indonesia? Simak Aturan Lengkapnya di Sini

BoksMan Asia

by BoksMan Asia 13 April 2022

24
Bagaimana Standar Euro 4 Bagi Truk di Indonesia? Simak Aturan Lengkapnya di Sini

Foto: canva.com

 

Mulai kemarin tanggal 12 April 2022 standar Euro 4 sudah diwajibkan bagi kendaraan bermesin diesel di Indonesia. Cara ini dilakukan pemerintah sebagai bagian dari peralihan batas emisi kendaraan diesel yang sebelumnya Euro 2 kini menjadi Euro 4.

Standar Euro 4 ini mengatur nitrogen oksida yang tidak boleh melebihi 250 miligram per kilometer dengan particulate matter.

Tri Yuswidjajanto Zaenuri, Ahli Konversi Energi Fakultas Teknik dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB) menjabarkan tentang standar bahan bakar diesel yang memenuhi regulasi Euro 4.

"Bahan bakar diesel yang memenuhi standar Euro 4 masuk pada category-3 dan category-4," katanya.

Dalam category-3 mensyaratkan cetane number minimal 53 dengan sulfur maksimal 50 ppm. Lalu, unsur nabati FAME (Fatty Acid Methyl Ester) maksimal 5 persen.

Sedangkan category-4 mematok syarat cetane number minimal 55, sulfur maksimal 10 ppm, dan FAME maksimal 5 persen.

 

Baca Juga: Shanghai Lockdown! Bagaimana Kondisi Pengiriman Kargo Logistik?

 

Menurut Tri, produk bahan bakar Pertamina yang memenuhi syarat untuk mesin diesel Euro 4 adalah Pertamina Dex. 

"Pertamina Dex sudah comply dengan dalam category-3," katanya.

Penyesuaian bahan bakar terhadap standar Euro 4 mesin diesel ini dimaksudkan untuk menekan kadar gas buang yang dihasilkan. 

Menteri Perindustrian yakni Agus Gumiwang telah mengingatkan peralihan standar Euro 2 ke Euro 4 pada tahun ini. Menurut Agus, standar Euro 4 bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta menjaga lingkungan yang lebih ramah dari emisi kendaraan.

"Saya ingin mengingatkan bahwa mulai tanggal 12 April ada ketentuan bahwa mobil baru harus berstandar Euro 4. Ini tentu menjadi kontribusi dari kami selain mendorong pertumbuhan ekonomi nasional tapi juga menjaga lingkungan yang lebih ramah," kata Agus Gumiwang beberapa waktu lalu.

Anjuran peralihan ke standar Euro 4 sebenarnya sudah tertuang di dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017

Dilansir CNN Indonesia, standar Euro 4 telah diterapkan lebih dulu bagi kendaraan bensin sejak Oktober 2018, sedangkan untuk mesin diesel dijadwalkan pada April 2021. Namun, karena kasus COVID-19 masih tinggi, pemerintah lalu memutuskan untuk memundurkan penerapan regulasi tersebut menjadi April 2022.

Indonesia adalah salah satu negara yang cukup lambat sebenarnya dalam penerapan standar Euro 4. Negara tetangga seperti Singapura sudah menerapkan Euro 4 sejak 2014, Thailand tahun 2011, dan Filipina mulai 2016.

 

Baca Juga: Pelindo Perluas Bisnis Peti Kemas Kawasan Tengah dan Timur Indonesia

 

Perubahan standar emisi ini juga menuntut produsen kendaraan untuk mengubah teknologi mesin mereka agar emisi karbon yang keluar sesuai aturan. Meskipun beberapa pabrikan sudah mendeklarasikan produk mesin diesel Euro 4, seperti Hino, Fuso, hingga Isuzu.

Pada umumnya, mesin diesel Euro 4 menggunakan sistem commonrail tanpa pompa injeksi. Lalu, dilengkapi dengan Exhaust Gas Recirculation (EGR) dan Diesel Oxidation Catalysts (DOC).

Kemudian aja juga teknologi Selective Catalytic Reduction (SCR), salah satu pabrikan truk dan bus Daimler yang sudah menerapkan teknologi ini. SCR sendiri bekerja dengan menginjeksikan cairan urea khusus.

Cairan ini dimasukkan pada aliran gas buang sebelum menuju catalytic converter. Seperti yang dijelaskan oleh Faustina, Head of Product & Marketing Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) menyebut SCR akan memecah gas buang NOX menjadi nitrogen dan air.

"SCR pada truk logistik Daimler berfungsi memecah molekul gas buang agar tidak terlalu pekat," buka Faustina.

Agar semua standar yang diterapkan bisa lolos maka diperlukan perawatan yang baik dan benar untuk truk logistik bermesin diesel. Selain menggunakan bahan bakar yang baik, perawatan seperti servis berkala juga menentukan gas buang yang dihasilkan.

 

Sumber:


tags

container logistic Standar euro 4

newest

Angkutan Container