#BoksManAsia #BoksTheWorld #UnBoksYourThinking

Logistik

Perhitungan Muatan Truk dengan Rit yang Wajib Diketahui, Simak Di Sini!

BoksMan Asia

by BoksMan Asia 25 March 2022

26
Perhitungan Muatan Truk dengan Rit yang Wajib Diketahui, Simak Di Sini!

Foto: canva.com

 

Muatan truk perlu menggunakan metode perhitungan agar Anda tak mengalami kerugian. Pada dasarnya, penyewaan truk memang berbeda dengan sewa barang lainnya. Oleh karenanya, perhitungan secara matang perlu dilakukan.

Truk memiliki bobot yang besar maka tak heran jika biaya operasionalnya pun cukup tinggi. Untuk itulah, perhitungannya menggunakan metode rit. Untuk selengkapnya, yuk simak penjelasannya berikut ini.

 

Baca Juga: Masa Depan Pengiriman Container dengan Global Smart Containers, Sudah Siapkah? 

 

Apa Itu Rit?

 

Bagi Anda yang masih awam mengenai dunia ekspedisi, Anda mungkin akan bingung mendengar istilah “ret” atau “rit” atau “rate”. Kata-kata ini sering diucapkan, lalu apakah “ret” atau “rit” itu? 

Kata “rit” rupanya sudah ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dengan arti:

Perjalanan bolak-balik (tentang kendaraan umum seperti bus, bemo) dalam satu trayek.

Jadi, bisa disimpulkan jika perhitungan muatan truk dengan rit itu dihitung per satu kali muat dan bongkar barang, atau satu kali transaksi.

Agar Anda tak bingung memahaminya contoh dari penggunaan kata “rit” yakni, setiap rit tronton akan membawa barang sebanyak 45,36 meter kubik.

 

Perhitungan Sewa Truk Menggunakan Rit

 

Coba bayangkan jika Anda menyewa truk per jam? Tentu saja biayanya justru lebih mahal. 

Hal ini disebabkan karena dalam perjalanannya, truk memiliki badan yang besar dan sulit untuk melewati jalanan terutama ketika terjadi kemacetan pada jam-jam sibuk (berangkat dan pulang kantor).

Kalau dihitung per jarak tempuh, juga tidak adil bagi pemilik kendaraan, sebab waktu tempuh serta waktu memuat dan membongkar barang relatif lama. Waktu yang terbuang ini akan sia-sia.

Untuk itulah, biaya sewa truk menganut sistem rit, yakni dihitung per satu kali muat dan bongkar barang, atau satu kali transaksi. Untuk lebih mudahnya, simak penjelasan berikut:

  • 1 rit = Pengiriman Barang dari lokasi A ke Lokasi B dan truk langsung pulang
  • 1 rit = 1x angkut barang atau 1x penurunan barang
  • 2 rit = Pengiriman dari Lokasi A ke Lokasi B , dan Ulang lagi Dari A ke B
  • 2 rit = Pengiriman dari Lokasi A ke Lokasi B lanjut ke Lokasi C
  • 2 rit = 2 x angkut barang atau 2x penurunan barang.

 

Baca Juga: Dampak Kargo Logistik di Tengah Perang Rusia - Ukraina

 

Lalu, untuk 1 rit itu berapa kubik? Sebenarnya ukuran tersebut tergantung dari muatannya. Namun, secara umum standar ukuran container berkisar 3,5 kubik untuk truk dump normal. Untuk ukuran muatan truk berdasarkan rit sebenarnya disesuaikan dengan ukuran dari truknya.

Misalnya truk memiliki ukuran besar sekitar 12 kubik maka bisa mengangkut lebih dari 3 rit. Sebab, setiap ritnya memiliki ukuran 3,5 kubik. Jika Anda mencari truk dengan ukuran yang lebih besar, maka akan semakin besar pula ritnya.

Setelah Anda sudah mengetahui bagaimana perhitungan muatan truk berdasarkan rit, maka tahap selanjutnya adalah memilih truk yang sesuai.

Untuk memilih truk memang tidak bisa dilakukan secara sembarangan, Anda perlu melakukan beberapa pertimbangan, termasuk menggunakan metode perhitungan muatan truk dengan rit.

Itulah tadi informasi seputar perhitungan muatan truk dengan rit yang memang perlu Anda ketahui, terutama jika Anda sedang dalam tahap pengerjaan proyek.

Jika Anda sedang mencari jasa truk dan kontainer, Anda bisa menggunakan aplikasi Boksman. Anda bisa mengetahui proses kerja pengusaha angkutan dan pemilik armada truk ke dalam aplikasi secara lengkap.

Mulai dari pengambilan barang di klien/customer, proses pengiriman, hingga barang tersebut sampai ke tujuan. 

Selain itu, adanya skema round trip juga bisa meningkatkan rit truk Anda hingga 2 kali lipat. Jangan sampai ketinggalan, yuk coba manfaatnya sekarang!
 

Sumber: