#BoksManAsia #BoksTheWorld #UnBoksYourThinking

Siap-Siap Kepulauan Riau Bakal Jadi Hub Ekspor Produk UMKM

01 April 2022, ditulis oleh BoksMan Asia

Foto: canva.com


 

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki berencana akan menjadikan Kepulauan Riau sebagai hub bagi ekspor produk UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) bagian barat Indonesia.

 

Teten berpendapat bahwa aspek pariwisata yang dimiliki Kepulauan Riau lah yang menjadi alasan mengapa dijadikan hub ekspor produk UMKM.

 

Menantunya, langkah tersebut merupakan  merupakan langkah yang strategis. Mengingat Kepulauan Riau juga berhadapan langsung dengan negara-negara ASEAN seperti Singapura, Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja.

 

"Saya kira ini satu potensi yang sangat besar. Pariwisata di sini kan juga nomor dua setelah Bali, jadi sangat tepat saya kira untuk menjadikan Kepulauan Riau sebagai showcase atau etalase produk UMKM," kata Teten.

 

Langkah selanjutnya agar produk UMKM mampu berdaya saing dengan pasar global, Teten mengaku bahwa saat ini pihaknya sedang menyiapkan ekosistem UMKM untuk meningkatkan kualitas produksi secara baik.

 

Baca Juga: Prediksi Tren Tarif Logistik Angkutan Kapal atau Freight Rate Tahun 2022

 

Langkah yang ditempuh adalah dengan melakukan modernisasi alat produksi, melalui konsep rumah produksi yang sudah disiapkan Kementerian Koperasi UKM. 

 

Salah satu aspek yang diperhitungkan bahkan jadi sorotan oleh Presiden Jokowi adalah dengan memperhatikan kualitas dan pengemasan produk.

 

"Apalagi isu packaging, branding itu Presiden Jokowi menaruh perhatian luar biasa. Coba kalau kita ke Jepang, sampai di bandara Narita itu tergiur untuk membeli oleh-oleh di sana, tergoda karena packaging-nya cantik," sebut Teten.

 

Teten lantas menunjuk salah satu pengemasan produk terbaik dan berkualitas terdapat di Bandara Narita, Jepang.

 

Pasalnya menurut Teten pengemasan produk yang baik sangat berpotensi dibeli orang-orang.

Guna menyiasati hal tersebut, ekosistem harus didukung secara menyeluruh. Bukan hanya dari packaging, namun juga dari sisi pembiayaan. Masa depan pengiriman pun dirasa cukup penting untuk diperhatikan.

 

"Kami fokus ke dua hal. Pertama produk yang berbasis kreativitas berupa produk custom. Dan kedua produk UMKM berbasis inovasi teknologi atau ada sentuhan teknologinya," ujar Teten.

 

Teten juga menyinggung soal e-commerce. Ia berharap bahwa Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, dan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi supaya membatasi penjualan produk asing dan lebih mengutamakan produk sendiri.

 

Teten menyatakan masih banyaknya serangan produk impor termasuk yang ada di Kepri, mayoritas datang dari China melalui crossborder. KemenKop UKM saat ini terus berkoordinasi dengan e-commerce crossborder, sesuai arahan Presiden Jokowi.

 

Baca Juga: Perhitungan Muatan Truk dengan Rit yang Wajib Diketahui, Simak Di Sini!

 

Mereka diminta untuk tidak menjual lagi produk dari luar Indonesia yang bisa diproduksi dan ekspor produk UMKM sendiri. Masyarakat juga dihimbau untuk bangga mengonsumsi produk lokal milik anak Bangsa.

 

"Saya sudah ngobrol dengan Mensesneg Pratikno, khususnya sistem perdagangan elektronik sudah ada pembatasan yang memungkinkan produk dalam negeri jauh lebih mendominasi market. Namun di sisi lain, masyarakat Indonesia juga harus mencintai produk anak bangsa sendiri. Kalau nggak dibeli ya mereka nggak punya kesempatan untuk meningkatkan mutunya," pungkas Teten.

 

"Kalau tidak dibeli mereka tidak punya kesempatan untuk meningkatkan mutunya. Kalau kita beli, mereka bisa terus secara bertahap meningkatkan kualitasnya," tutur Teten.

 

Dia mengatakan pula kalau Kemenkop telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan untuk terus mendukung kampanye bangga buatan Indonesia di delapan negara yaitu Malaysia, Singapura, Australia, Vietnam, Thailand, Amerika Serikat, Belanda, dan Uni Emirat Arab.

 

Pada kesempatan lainnya, Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM yakni Hanung Harimba Rachman menyatakan pihaknya untuk terus menggunakan strategi mirroring agar menarik kehadiran buyer internasional dari negara Singapura sebagai upaya ekspor produk UMKM.

 

“Jadi seandainya Singapura ada pameran kopi, kita buat acara kopi juga di sini. Kan tempatnya deket, jadi warga kedua negara bisa saling berkunjung. Singapura setiap tahun ada lebih dari 150 event, tinggal kita pilih mana event apa yang relevan yang dapat dijadikan mirroring,” ungkap Hanung. 

 

Sumber: 

Tags: kontainer logistik, Ekspor Produk UMKM

See More

Bukan Hanya Cost Berkurang, Ini Manfaat Tracking Apps Bagi Perusahaan Peti Kemas

Bukan Hanya Cost Berkurang, Ini Manfaat Tracking Apps Bagi Perusahaan Peti Kemas

Ingin Menjalankan Bisnis Ekspor Impor? Biar Enggak Ketahan Bea Cukai, Kenali Kode Klasifikasi Barang Berikut!

Ingin Menjalankan Bisnis Ekspor Impor? Biar Enggak Ketahan Bea Cukai, Kenali Kode Klasifikasi Barang Berikut!

5 Jenis Bisnis Jasa Pengiriman Barang dan Keuntungannya!

5 Jenis Bisnis Jasa Pengiriman Barang dan Keuntungannya!

6 Standar Ukuran Container, Mana yang Tepat Untuk Anda?

6 Standar Ukuran Container, Mana yang Tepat Untuk Anda?

Mau Beli Container Bekas? Perhatikan 8 Tips Ini Biar Enggak Salah Beli!

Mau Beli Container Bekas? Perhatikan 8 Tips Ini Biar Enggak Salah Beli!

Ini 5 Tips Kemas Kargo Dengan Kontainer 40 Ft untuk Muatan Besar!

Ini 5 Tips Kemas Kargo Dengan Kontainer 40 Ft untuk Muatan Besar!

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Truk Tronton dengan Truk Trailer

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Truk Tronton dengan Truk Trailer

Korsel Buat Kontainer Aman Bagi Pengiriman Mobil Listrik dan Baterai Lithium-Ion, Seperti Apa?

Korsel Buat Kontainer Aman Bagi Pengiriman Mobil Listrik dan Baterai Lithium-Ion, Seperti Apa?

Darurat Regulasi Logistik Indonesia, Ini Saran SCI Terkait Sislognas

Darurat Regulasi Logistik Indonesia, Ini Saran SCI Terkait Sislognas

Ini Penyebab dan Dampaknya Pada Perusahaan Logistik Jika Subsidi Solar Dicabut

Ini Penyebab dan Dampaknya Pada Perusahaan Logistik Jika Subsidi Solar Dicabut

Dwelling Time di Tanjung Priok Naik, Pelindo Ungkap Kuncinya

Dwelling Time di Tanjung Priok Naik, Pelindo Ungkap Kuncinya

5 Tips Menghemat Bahan Bakar Bisnis Logistik

5 Tips Menghemat Bahan Bakar Bisnis Logistik

6 Alasan Pentingnya SLA dalam Layanan Distribusi Logistik

6 Alasan Pentingnya SLA dalam Layanan Distribusi Logistik

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Tips Memilih Gudang Logistik

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Tips Memilih Gudang Logistik

Biar Lancar, Ini 6 Tips Pengiriman dengan Cargo yang Wajib Dilakukan!

Biar Lancar, Ini 6 Tips Pengiriman dengan Cargo yang Wajib Dilakukan!

Kapal Listrik Baterai untuk Ekspedisi Kontainer, Kurangi Emisi Karbon

Kapal Listrik Baterai untuk Ekspedisi Kontainer, Kurangi Emisi Karbon

Kemacetan di Tanjung Priok Makin Parah, Apa Penyebabnya?

Kemacetan di Tanjung Priok Makin Parah, Apa Penyebabnya?

Strategi Pengambilan Barang di Gudang, Bikin Proses Pengiriman Lebih Cepat dan Efektif!

Strategi Pengambilan Barang di Gudang, Bikin Proses Pengiriman Lebih Cepat dan Efektif!

TOS Nusantara, Sistem Terminal Petikemas yang Buat Bisnis Makin Lancar

TOS Nusantara, Sistem Terminal Petikemas yang Buat Bisnis Makin Lancar

Jangan Sampai Terlewat! Ini 4 Cara Boksman Memperkokoh Rantai Pasokan Bisnis Anda

Jangan Sampai Terlewat! Ini 4 Cara Boksman Memperkokoh Rantai Pasokan Bisnis Anda

Dampak Kargo Logistik di Tengah Perang Rusia - Ukraina

Dampak Kargo Logistik di Tengah Perang Rusia - Ukraina

Pelindo Perluas Bisnis Peti Kemas Kawasan Tengah dan Timur Indonesia

Pelindo Perluas Bisnis Peti Kemas Kawasan Tengah dan Timur Indonesia

Ingin Menjalankan Bisnis Truk Trailer? Begini Cara Memulainya!

Ingin Menjalankan Bisnis Truk Trailer? Begini Cara Memulainya!

Bagaimana Manajemen Rantai Pasokan Bekerja? Yuk, Simak di Sini!

Bagaimana Manajemen Rantai Pasokan Bekerja? Yuk, Simak di Sini!

Mengenal Apa Itu Idle di Kendaraan dan Kerugian yang Diakibatkannya

Mengenal Apa Itu Idle di Kendaraan dan Kerugian yang Diakibatkannya