#BoksManAsia #BoksTheWorld #UnBoksYourThinking

Angkutan Container

Jelang Pembatasan Truk Kontainer, Begini Kepadatan Pelabuhan Merak

BoksMan Asia

by BoksMan Asia 27 April 2022

20
Jelang Pembatasan Truk Kontainer, Begini Kepadatan Pelabuhan Merak

Foto: canva.com

 

Jakarta, Boksman - Pembatasan jelang arus mudik pada tanggal 28 April, mengutip Detik, Pelabuhan Merak sudah didominasi oleh truk kontainer yang ingin menyebrang ke Sumatera. Truk-truk tersebut terpantau telah memenuhi area Pelabuhan Merak sejak Jumat (22/4/2022). Selain truk kontainer, kendaraan pribadi pun mulai menggeliat.

Polisi memberlakukan buka tutup jalan Cikuasa Atas disebabkan padatnya lalu lintas di Pelabuhan Merak. Berlakunya buka tutup jalan ini, setidaknya bisa melerai penumpukan di parkir-parkir dermaga.

 

Baca Juga: Bagaimana Standar Euro 4 Bagi Truk di Indonesia? Simak Aturan Lengkapnya di Sini

 

Menjelang arus mudik Lebaran, aktivitas truk kontainer logistik memang terus mengalami peningkatan, khususnya untuk wilayah Jawa dan Sumatera untuk distribusi bahan kebutuhan pokok.

Aturan pembatasan operasional angkutan barang berlaku di Ruas Jalan Tol dengan waktu pemberlakuan untuk arus mudik dimulai dari tanggal 28 April 2022 pukul 00.00 WIB sampai dengan 1 Mei 2022 pukul 12.00 WIB. Sementara untuk arus balik pada 6 Mei 2022 pukul 00.00 WIB hingga 9 Mei 2022 pukul 12.00 WIB.

Bahkan, untuk bisa naik ke kapal truk kontainer logistik harus mengantre selama 5 jam, lantaran kapasitas area pelabuhan yang sudah tidak bisa menampung jumlah kendaraan pemudik dengan volume yang semakin meningkat.

Jika kendaraan telah memenuhi dermaga, polisi akan menyetop kendaraan yang keluar dari gerbang tol Merak, truk kontainer yang berada di dermaga lalu dimasukkan terlebih dahulu ke kapal hingga kantong parkir dermaga kosong. Setelah itu, truk kontainer yang ditahan di Cikuasa Atas akan dipersilakan melaju ke pelabuhan secara bergilir memasuki kapal.

 

Baca Juga: Aturan ODOL untuk Truk Angkutan, Sudah Tahu Belum?

 

Menurut data 24 jam Posko ASDP mencatat total penumpang yang menyeberang pada Jumat (22/4) pukul 08.00 hingga Sabtu (23/4) pukul 08.00 adalah sebanyak 32.650 orang. Diikuti oleh kendaraan roda 2 sebanyak 609 unit, mobil pribadi sebanyak 3.598 unit, 293 unit bus, dan 3.428 unit truk. Adapun total kendaraan yang menyeberang pada H-10 ini sudah mencapai 7.928 unit kendaraan.

Tren kenaikan truk kontainer logistik sudah terlihat sejak sepekan terakhir yakni dimulai dari Kamis (14/4) hingga Kamis (21/4) dengan rata-rata truk yang menyeberang mencapai 3.300 unit truk per hari. Angka rata-rata harian tersebut tentunya mengalami peningkatan.

Untuk mengurai kepadatan anteran yang diprediksi akan terus meningkat, pihak ASDP cabang Merak menambah jumlah kapal feri yang beroperasi, dari yang sebelumnya 28 kini ditambah menjadi 30 kapal dengan 51 perjalanan untuk penyebrangan ke Pelabuhan Bakauheni Lampung. 

ASDP cabang Merak juga akan mengoptimalkan penggunaan 5 dermaga reguler dan 1 dermaga eksekutif. ASDP pun mengimbau untuk pengguna jasa penyeberangan, baik untuk masyarakat umum maupun kendaraan logistik seperti truk kontainer untuk tetap melakukan reservasi perjalanan secara mandiri. Khusus pengguna jasa di empat pelabuhan utama yakni Bakauheni, Merak, Ketapang dan Gilimanuk agar bisa melakukan pembelian tiket secara online melalui aplikasi Ferizy.

 

Sumber:


tags

truk kontainer pembatasan truk kontainer Pelabuhan Merak

newest

Angkutan Container