#BoksManAsia #BoksTheWorld #UnBoksYourThinking

Angkutan Container

Perkembangan Fitur Keselamatan Aktif Pada Truk Ekspedisi di Indonesia

BoksMan Asia

by BoksMan Asia 18 April 2022

23
Perkembangan Fitur Keselamatan Aktif Pada Truk Ekspedisi di Indonesia

Foto: canva.com

 

Perkembangan fitur keselamatan aktif pada kendaraan semakin meningkat dan beragam, terutama di Indonesia. Bukan hanya dijumpai pada kendaraan roda empat, fitur keamanan ini juga dikembangkan pada truk ekspedisi dan bus.

Sudah ada beberapa merek truk ekspedisi di dunia yang sudah mulai mengembangkan dan menggunakan fitur keselamatan aktif seperti Isuzu, Hino, Daimler, dan tak terkecuali UD Trucks.

Di pasar global, ada satu merek asal Jepang yang memiliki produk truk dengan dilengkapi fitur tersebut yakni Quon. Selayaknya pada mobil, Quon memiliki fitur keselamatan aktif yang meliputi Lane Departure Warning System dan Driver Alert System.

Lane Departure Warning System sendiri adalah satu dari sekian banyak fitur keselamatan canggih yang terdapat pada mobil-mobil keluaran terbaru. Namun, mungkin beberapa dari Anda belum mengetahui bagaimana cara kerja dari LDWS ini. 

 

Baca Juga: Shanghai Lockdown! Bagaimana Kondisi Pengiriman Kargo Logistik?

 

Lane Departure Warning System merupakan sebuah sensor yang umumnya terletak di bagian kaca spion, baik samping maupun tengah, dan berbentuk seperti radar.

Lalu, ada fitur keselamatan lainnya yang perlu dimiliki truk ekspedisi masa kini. Satu di antaranya adalah anti-lock braking system (ABS), sebuah sistem yang bisa mencegah penguncian roda dan mengendalikan kendaraan ketika rem mendadak.

Ada juga LED daytime running light (DRL), yang sudah jadi fitur wajib bagi mobil-mobil keluaran terbaru di Indonesia. Teknologi ini meningkatkan visibilitas pada kendaraan dengan menyalakan lampu kendaraan saat hari masih terang.

Sistem acceleration skid control juga dibutuhkan untuk meminimalisir risiko ban slip ketika truk melintas permukaan jalan yang licin, seperti saat ada genangan air atau berlumpur.

Namun, apakah nantinya sistem-sistem tersebut bisa dibawa dan diaplikasikan pada truk UD Trucks di Indonesia?

Bambang Widjanarko selaku Chief Operating Officer Astra UD Trucks menjelaskan jika saat ini pihaknya masih mengandalkan fitur keselamatan yang umum dijumpai pada kendaraan konvensional lainnya.

“Jadi untuk kendaraan niaga baru di pengereman atau braking, seperti yang ada di salah satu produk kami yang telah dilengkapi dengan Anti-lock Braking System (ABS),” ujar Bambang pada Kumparan tanggal 12 April 2022.

Terkait keselamatan aktif pada truk ekspedisi, Bambang menyebut masih menunggu dan menyesuaikan dengan regulasi yang ada di Indonesia. Ia juga enggan berkomentar banyak perihal UD Trucks yang sudah melakukan studi terkait fitur tersebut di Indonesia.

 

Baca Juga: Kapal Listrik Baterai untuk Ekspedisi Kontainer, Kurangi Emisi Karbon

 

Pada GIIAS 2019, Astra UD Trucks sendiri sempat memperkenalkan sistem otonomos atau teknologi tanpa pengemudi yang saat itu tengah dalam masa tahap pengembangan.

“Otomasi dan teknologi terkini yang diterapkan di truk, bisa saja menjawab tantangan sosial dalam membentuk industri logistik di masa depan. Manfaat nyatanya buat pelanggan dan masyarakat yaitu dalam hal produktivitas, keselamatan, produktivitas, dan efisiensi bahan bakar,” ucap Valery Muyard, Presiden Direktur UD Trucks Indonesia di GIIAS 2019 waktu itu.

Kishi Nobuhito selaku Vice President UD Trucks Key Account Management menambahkan, pengembangan teknologi-teknologi tersebut masih berfokus di Jepang. Namun waktu itu, ia menyebut bisa saja teknologi tersebut akan digunakan pada produknya di Indonesia.

Seperti misalnya Indonesia yang baru-baru ini sudah menerapkan Standar Euro 4, sehingga teknologi-teknologi keselamatan juga perlu ditingkatkan.

“Namun memang kita perlu juga bekerja sama dengan pemerintah, karena ini merupakan sistem yang besar dan memerlukan dukungan infrastruktur. Pastinya kami punya teknologinya,” ucapnya.

 

Sumber: 


tags

Truk ekspedisi kontainer logistik

newest

Angkutan Container