Sewa Gudang Online, Pengertian Gudang, fungsi gudang

Sewa Gudang Online menjadi perhatian bagi para pelaku logistik pada dekade ini. Bagaimana tidak? dengan sewa gudang online, para pelaku logistik semakin mudah untuk mencari gudang. Menurut Warman (2012), gudang adalah bangunan yang digunakan untuk menyimpan barang. Barang yang disimpan dapat berupa bahan baku, barang setengah jadi, suku cadang, atau barang dalam proses yang disiapkan untuk diserap oleh proses produksi.

Sedangkan, menurut Purnomo (2004), gudang atau storage merupakan tempat menyimpan barang baik bahan baku yang akan dilakukan proses manufacturing maupun barang jadi yang siap dipasarkan. Sedangkan pergudangan tidak hanya kegiatan penyimpanan barang saja melainkan proses penanganan barang mulai dari penerimaan barang, pencatatan, penyimpanan, pemilihan, penyortiran, pelebelan, sampai dengan proses pengiriman.

Menurut Lembaga Manajemen Pergudangan (2008), gudang atau pergudangan adalah suatu tempat penyimpanan yang berfungsi untuk menyimpan persediaan sebelum diproses lebih lanjut. Pengadaan gudang dalam suatu perusahaan menandakan bahwa hasil produksi dari perusahaan tersebut cukup besar sehingga arus keluar masuk dan stok penyimpanan barang harus dikendalikan. Oleh karena itu, gudang merupakan solusi dalam penanganan secara efektif dan efisien dalam perencanaan kesediaan hasil produksi sebuah perusahaan. Menurut Perpu Nomor 5 Tahun 1962 Gudang adalah ruangan yang tidak bergerak yang dapat ditutup dengan tujuan tidak untuk dikunjungi untuk umum, melainkan untuk dipakai khusus sebagai tempat barang.

Fungsi Gudang

Tujuan dari adanya tempat penyimpanan dan fungsi dari pergudangan secara umum adalah memaksimalkan penggunaan sumber-sumber yang ada disamping memaksimalkan  pelayanan  terhadap  pelanggan  dengan  sumber  yang  terbatas. Sumber daya gudang dan pergudangan adalah ruangan, Peralatan dan personil. Pelanggan membutuhkan gudang dan fungsi pergudangan untukm  dapat memperoleh  barang  yang  diinginkan  secara  cepat  dan  dalam  kondisi  yang  baik. Maka dalam perancangan gudang dan sistem pergudangan diperlukan untuk hal-hal berikut menurut Purnomo (2004):

  1. Memaksimalkan penggunaan ruangan.
  2. Memaksimalkan penggunaan Memaksimalkan  penggunaan tenaga kerja.
  3. Memaksimalkan kenudahan dalam  penerimaan  seluruh  material  dan pengiriman barang.
  4. Memaksimalkan perlindungan terhadap material.

Jenis-Jenis Gudang

Berdasarkan jenis barangnya, terdapat beberapa tipe gudang menurut Purnomo (2004), yaitu:

  1. Gudang bahan baku.
  2. Gudang komponen/ suku cadang/ barang dalam proses.
  3. Gudang finished goods.
  4. Gudang pemasok kantor.
  5. Gudang peralatan.

Dari beberapa macam gudang di atas, gudang bahan baku dan gudang komponen, serta barang jadi memerlukan ruangan dan perhatian yang lebih dominan. Ruangan yang diperliukan untuk proses penyimpanan  tergantung  dari  keputusan manajemen perusahaan dalam hal persediaan.

Bangunan dan Tata Letak Gudang

Gudang merupakan suatu ruang atau volume yang tertutup dimana pengaturan penggunaan ruang tersebut dapat menghasilkan manfaat yang maksimal. Bangunan gudang dirancang dengan memperhitungkan kecepatan gerak barang sehingga dapat mengurangi persediaan barang yang disimpan. Hal-hal yang menjadi bahan pemikiran dalam merancang bangunan gudang adalah (Warman, 2012):

  1. Barang masuk, yaitu penerimaan bahan dan barang.
  2. Penyimpanan dan pengelolaan barang yang terpilih dan teratur.
  3. Gerakan sepanjang proses bagaimanapun juga harus cepat.

Baca Juga: Pelabuhan Logistik Baru Akan Dibangun di Labuan Bajo

Dapat dikeluarkan untuk keperluan unit produksi, maupun untuk dipakai atau dipindahkan keluar gudang. Menurut Warman (2012), bangunan gudang yang paling baik adalah yang tidak bersekat. Sedangkan yang disukai adalah yang berlantai satu dengan sedikit sekali pengecualian. Bangunan gudang yang berlantai lebih dari satu dapat dipilih, apabila biaya untuk penempatan gudang berlantai satu lebih mahal daripada  biaya  menaikkan  dan  menurunkan  barang  dalam  gudang berlantai dua atau karena memang telah dirancang untuk menggerakkan barang atas dasar gaya berat.

Tata letak gudang yang baik harus menggunakan ruang yang tersedia secara efektif untuk meminimalkan biaya penyimpanan dan biaya material handling. Beberapa faktor yang harus dipertimbangkan dalam desain gudang adalah bentuk dan ukuran gang, ketinggian gudang, lokasi dan orientasi dariarea docking. Jenis rak yang akan digunakan untuk penyimpanan dan tingkatotomatisasi yang terlibat dalam penyimpanan dan pengambilan barang (Heragu, 2008).