Angkutan kargo sampai ke jenis jenis truk

Pendistribusian barang dengan menggunakan moda transportasi darat atau angkutan kargo merupakan sarana yang umum digunakan di Indonesia. Hal ini dikarenakan biayanya yang lebih murah dibandingkan dengan sarana yang lainnya seperti moda transportasi laut atau udara.

“Mobil Barang” adalah kendaraan bermotor yang digunakan untuk angkutan kargo atau barang. Mobil barang lebih populer dikenal sebagai truk yang berasal dari bahasa Inggris Truck atau prahoto yang berasal dari bahasa Belanda vrachtauto. Dalam bentuk kecil disebut pick-up.

Pada saat ini, banyak pelaku ekosistem logistik membutuhkan jasa angkutan truk untuk memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain sehingga barang tersebut memiliki value atau nilai dalam bentuk harga.

Pada Artikel ini, akan dibahas jenis jenis truk dan spesifikasinya sebagai berikut :

  1. Truk Engkel

Jenis truk ini sering disebut truk fuso yang memiliki dimensi panjang sekitar 6 meter, lebar 2.45 meter, tinggi bak 1.8 meter dan maksimal muat 14000 kg. Barang dimuat di atas bak terbuka yang biasanya diitutupi terpal. Jenis truk ini cocok untuk muatan yang tidak terlalu banyak dengan jangkauan tujuan pembongkaran yang dinamis sehingga lebih efisien. Tersedia juga unit truk dengan bak terbuka disamping.

  1. Truk Tronton

Jenis truk ini mempunyai kapasitan bak lebih panjang dari truk engkel karena mempunyai ban belakang dengan 2 axel. Pada saat muat barang, dilakukan dari sisi belakang bahkan dari sisi samping. Barang yang dimuat di atas bak terbuka biasanya ditutupi oleh terpal plastic parasit.

Adapun spesifikasi tronton standar yaitu panjang kurang lebih 7 meter, lebar 2.5 meter, tinggi bak 1.6 meter dan maksimal  muat sekitar 18000 kg. Sedangkan untuk ukuran tronton build up memiliki panjang sekitar 9 meter, lebar 2.5 meter, tinggi bak 1.8 meter, dan maksimal muat antara 25000 kg sampai 30000 kg.

Baca Juga: Pengertian Gudang dan Fungsi Gudang

  1. Truk Wing Box

Tronton wing box didesain untuk kemudahan dan kecepatan akses bongkar muat barang, menjadikan keunggulan tersendiri pada truk ini. Selain itu, dari segi keamanan, jenis truk ini lebih terjamin karena seluruh muatan yang terlindungi oleh box yang terbuat dari besi. Adapun spesifikasi truk ini yaitu panjang sekitar 9.2 meter, lebar sekitar 2.45 meter, tinggi box sekitar 2.4 meter, dan maksimal muat sekitar 25000 kg sampai 30000 kg.

  1. Truk Trailer

Jenis truk ini didesain untuk muatan yang maksimal baik dari segi volume maupun tonase. Panjang bak truk ini sampai dengan 14 meter dan beban muatan maksimal 45 ton menjadikan truk ini lebih dinamis dalam mengangkut barang. Jenis truk ini juga cocok untuk muatan jenis kontainer karena dilengkapi oleh system lock dibaknya. Spesifikasi truk ini yaitu memiliki panjang bak 12 meter sampai 14 meter, dengan lebar 2.5 meter, dan maksimal muat 45000 kg.

  1. Truk Gandengan

Jenis truk ini memiliki bak terbuka dan ditutupi oleh terpal parasit. Untuk pengiriman dalam jumlah banyak, truk ini jauh lebih ekonomis dibandingkan dengan truk engkel. Sepesifikasi dari jenis truk ini yaitu untuk Truk GandenganEngkel / Kepala memiliki panjang sekitar 6 meter dan lebar 2.45 meter. Untuk tinggi bak 1.8 meter dan maksimal muat 14000 kg. Sedangkan untuk spesifikasi GandenganGandeng / Ekor memiliki panjang 6 meter dan lebar 2.45 meter. Untuk tinggi bak 1.8 meter, dan maksimal muat 16000 kg.

Demikian jenis jenis truk yang sering dipakai oleh pelaku logistik untuk mengangkut kargo. Semoga kedepannya jenis truk baru muncul dengan biaya sewa yang minim, sehingga dapat menekan biaya logistik Indonesia.